Membaca di Mana Saja dengan Mobipocket

Membaca buku kini menjadi lebih mudah dan dapat dilakukan di mana saja. Yang menyenangkan, ratusan hingga ribuan judul buku kini dapat digenggam. Sebelum Anda menuduh saya berlebih-lebihan, mari kita berkenalan dengan Mobipocket, salah satu freeware fenomenal yang dapat digunakan di Palm OS.

Sama halnya dengan optimisme berlebihan Bill Gates bahwa koran akan digantikan oleh internet pada tahun 2000-yang ternyata tidak terbukti-saya pun tadinya meragukan konsep “buku elektronik” (e-book). Sampai ketika saya mencoba menggunakan Ipaq…

Di pocket pc, program pembaca buku elektronik yang segera membuat saya jatuh cinta adalah MS Reader, yang membaca “buku” berformat .lit. Yang menarik dari program ini, kita bisa membuat e-book sendiri dari file .doc menggunakan plug-ins yang dapat diunduh dari situs Microsoft. Aku jadi keranjingan mencari file-file teks dari Proyek Gutenberg dan mengkonversinya menjadi .lit. Aku juga sempat menghabiskan buku Kho Ping Ho “setebal” 5.000 halaman lebih (di layar Ipaq tentunya). Ah, nikmatnya membaca… apalagi bukunya gretongan.

Sebenarnya masih ada sejumlah program pembaca buku elektronik lain untuk pocket pc, misalnya e-Reader atau Mobipocket, tapi aku kadung cinta pada MS Reader dan tidak mau pindah ke lain hati.

Ketika berganti gadget, tentu saja salah satu program (gratisan) yang segera aku cari adalah pembaca buku elektronik. Aku pun berkenalan dengan Mobipocket.

Belakangan, aku menemukan beberapa program lain yang tak kalah menarik, seperti eReader, TomeRaider, Plucker, dan lain-lain. Tapi, untuk kali ini, aku hanya membahas Mobipocket.

Ternyata, soal format menjadi salah satu isu panas di bidang buku elektronik. Memang, siapa yang menang akan menguasai segalanya. Kebetulan hingga kini tampaknya tidak ada yang terlalu dominan. Mobipocket sendiri mendukung banyak jenis ponsel cerdas, termasuk Palm dan pocket pc. Sementara format bukunya, mengutip Wikipedia, berbasis standar open eBook menggunakan XHTML dan dapat menyertakan JavaScript dan bingkai (frame). Format tersebut juga mendukung SQL queries yang di-embed ke databasenya.

Tapi, tidak usah terlalu pusinglah dengan urusan teknis format ini, yang jelas buku-buku untuk dibuka di Mobipocket cukup mudah ditemui di internet. Silakan tanya Mr Google. Atau, kalau mau beli buku komersial, bisa berkunjung ke situs Mobipocket.
Sekarang, mari kita lihat programnya.

Tampilan Mobipocket cukup sederhana, tidak neko-neko. Anda dapat menyimpan buku di memori internal atau eksternal (kartu memori). Mobipocket akan memindai kedua lokasi dan menampilkan daftar buku yang ada dalam gadget. Untuk membukanya tinggal klik pada judul buku.

Fungsi-fungsi yang terdapat pada Mobipocket termasuk tampilan full screen, rotasi layar, hingga autoscroll. Anda juga dapat menyisipkan penanda (bookmark) atau gambar. Kalau catatan sih sudah pasti, baik berupa highlight, koreksi atau catatan ringkas. Di bagian preference, terdapat pengaturan berbagai hal yang semakin memudahkan menggunakan Mobipocket.

Sebenarnya ada juga fungsi kamus, tapi sayangnya harus memiliki kamus yang dapat diperoleh di situs Mobipocket. Masalahnya, kamusnya tidak gratis (huuuuu… dasar maunya gratisan melulu).

Bagaimana dengan file teks atau dokumen Word-yang menggunakan MS Reader dulu bisa dikonversi langsung dari program Word? Tenang saja, tetap bisa dibaca pakai Mobipocket kok. Tapi memang harus dikonversi dulu menjadi file .pdb menggunakan Doc To Go.
Nah, kalau sudah begini, enggak ada lagi alasan untuk bosa menunggu. Silakan membaca kapan dan di mana saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s