Menang Door Prize

BlackBerry-Bold-9790-830
Blackberry 9790 a.k.a. Bellagio. (Foto by Blackberry)

Salah satu cara untuk memeriahkan sebuah acara adalah dengan memberikan door prize. Dan, kebetulan, baru saja aku memenangkan door prize pada acara Gathering Bagian Bisnis Kompas 2012. Hadiahnya tidak tanggung-tanggung, Blackberry 9790 atau dikenal pula dengan sebutan Bellagio. Harganya, aku cek di salah satu web site, sekitar Rp 4,5 juta. Not bad. Actually, justru menggiurkan. Tak heran, hadiah itu merupakan salah satu hadiah utama.

Dalam sejarahnya, aku sudah beberapa kali memenangkan door prize. Seingatku, ini hadiah handphone ketiga yang aku menangkan. Tapi, merupakan yang paling tinggi dari nilainya. Sebelumnya, aku memenangkan dua handphone low-end pada dua ajang berbeda, yang satu merek Nokia, satunya lagi Motorola.

Bellagio ini menarik juga. Selain merupakan salah satu rilis terkini dari Blackberry, peluncurannya di Indonesia beberapa waktu lalu sempat mengundang kehebohan. Pasalnya, RIM menawarkan diskon (cmiiw) 50 persen untuk 1.000 pembeli pertama. Kontan ribuan orang mengantri di Pacific Place, SCBD Jakarta. Membeludaknya peminat membuat panitia kewalahan dan puluhan orang mengalami cedera akibat dorong-dorongan. Acara pun dibubarkan dan sejumlah orang dijadikan tersangka.

Indonesia dipilih sebagai tempat pertama peluncuran Bellagio karena negara ini menjadi salah satu pasar terbesar Blackberry dewasa ini. Hal itu tak jauh berbeda saat Nokia sedang di masa puncak kejayaan dengan Communicator–meskipun peminatnya kala itu tidak semembeludak Bellagio. Padahal, sekarang, Blackberry sedang mengalami penurunan di Amerika Utara, yang membuat petingginya terpaksa lengser. Pasarnya habis digerogoti iPhone dan Android.

Menariknya, konsumen negara ini sejatinya bukanlah pemakai teknologi yang mumpuni. Meski mengusung banyak teknologi terkini, antara lain menawarkan tombol qwerty dan layar sentuh sekaligus, aku yakin banyak pengguna Bellagio yang tidak memanfaatkan setengah saja dari seluruh fitur yang ditawarkan. Bukan apa-apa, kebanyakan pengguna lebih banyak didorong alasan meraih status ketimbang kebutuhan terhadap teknologi. Demi status, mereka rela menggelontorkan dana jutaan rupiah. Tak heran pula, mereka rela dorong-dorongan sampai pingsan sekadar untuk mendapatkan status dengan harga lebih murah. Betapa mengenaskan…

Nokia E72 barangkali menjadi ponsel termahal yang pernah kami beli. Tapi, aku boleh berbangga bahwa nyaris semua fitur aku optimalkan. Termasuk ketika para pengguna bb membanggakan kecanggihan push email, aku dapat membuktikan bahwa Nokia juga tak kalah–baik menggunakan program native atau program pihak ketiga (aku lupa namanya, tapi kudu beli 14 dollar). Yang menyenangkan tentu saja kemampuan 3,5G yang memungkinkan akses internet superkencang. Kendalanya justru ada di operator yang belum mampu menghadirkan koneksi internet pita lebar yang stabil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s