The Angry Birds Movie, Marah itu Perlu

Kemarahan acap dituding sebagai emosi negatif. Itu sebabnya, orang yang suka marah-marah harus dididik kembali agar dapat mengendalikan amarah dan tidak menimbulkan masalah.

IF
Chuck (Josh Gad), Red (Jason Sudeikis), Bomb (Danny McBride) in Columbia Pictures and Rovio’s ANGRY BIRDS.

Hal itulah yang dialami Red, burung penggerutu yang sering tidak dapat mengendalikan emosi. Setelah terlibat perseteruan dengan salah satu pelanggan, ia dijatuhi hukuman harus mengikuti kelas manajemen amarah.

Di kelas yang dipimpin instruktur Matilda ini, ia bertemu dengan Chuck, Bomb, dan Terence. Masing-masing burung memiliki keunikan yang justru membuat mereka dianggap menjadi masalah di Pulau Burung yang tenteram.

Kemarahan tidak memiliki tempat di Pulau Burung. Warganya dikenal ramah dan bersahabat, termasuk kepada pendatang. Itu sebabnya ketika babi Leonard tiba dengan kapal, ia disambut sebagai tamu kehormatan. Apalagi, dia menjanjikan sebuah pesta yang meriah.

Red menjadi satu-satunya burung yang tidak suka dan curiga akan kedatangan Leonard. Kecurigaannya makin menjadi ketika mendapati kapal yang ditumpangi Leonard ternyata dipenuhi babi yang bersembunyi. Namun, burung-burung lain justru menganggapnya bersikap tidak pantas kepada tamu.

Red kemudian mengajak teman-temannya menemui Mighty Eagle, satu-satunya burung yang bisa terbang dan dianggap sebagai pelindung pulau. Ternyata, Mighty Eagle tidak mau membantu. Kecewa dengan kenyataan tersebut, ia kembali ke desa para burung. Di situ ia mendapati para babi mencuri telur-telur burung saat mereka sedang asyik berpesta.

Terlambat bagi para burung, desa mereka hancur dan telur-telur raib. Barulah mereka menyadari bahwa apa yang dikhawatirkan Red benar. Maka, mereka meminta Red untuk memimpin pengejaran para babi untuk mengambil kembali telur-telur mereka. Kemarahannya dibutuhkan pada saat itu.

Diangkat dari game yang sempat sangat populer beberapa waktu silam, film ini menjadi tontonan yang sangat menghibur. Yang membuat film ini terasa lebih istimewa yaitu salah satu single pada soundtracknya, “Wonderful Life (Mi Oh My)”, dibawakan oleh artis Tanah Air, Cut Meyriska. [Tulisan ini telah dimuat di Kompas Klasika, Jumat, 3 Juni 2016]

Tayang Perdana: Mei 2016

Rilisan: Amerika Serikat/Finlandia

Sutradara: Clay Kaytis/Fergal Reilly

Skenario: Mikael Hed, Mikko Polla, John Cohen

Pemain: Jason Sudeikis, Josh Gad, Danny McBride, Maya Rudolph, Kate McKinnon, Sean Penn

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s