Lebih Seru dan Menyenangkan Menggunakan Spotify

music-on-your-smartphone-1796117_640
Kini lebih praktis gunakan Spotify. (Photo by Pixabay.com)

Praktis Spotify kini menjadi aplikasi utama bagi saya untuk mendengarkan musik. Database lagu yang banyak banget dari berbagai genre dan periode waktu serta kemudahan penggunaan menjadi alasan utama. Sudahlah, lupakan mengunduh musik bajakan. Selain makin repot mencarinya, riskan juga terkena virus. Jauh lebih praktis dan efisien mendengarkan di Spotify. Harganya toh nggak mahal-mahal amat. Dan, pengalaman saya, lebih mudah juga ketimbang membeli album satu per satu.

Sebagai aplikasi, Spotify juga memiliki dan menawarkan fitur-fitur yang menyenangkan—yang membuatnya lebih diminati ketimbang aplikasi sejenis lainnya. Kalau mau digali, ada fitur-fitur menarik yang membuat dengar musik lebih seru dan menyenangkan. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Jajal musik baru

Meski menggilai Iron Maiden dan Metallica, ada waktunya saya bosan mendengarkan playlist standar yang berisi “Master of Puppets”, “Creeping Death”, “Two Minutes to Midnight”, atau “Wasted Years”. Kadang, saya mulai mendengarkan track-track yang kurang dikenal, sebut saja “Trapped Under Ice” atau nomor-nomor di St Anger. Atau, boleh juga mendengarkan lagi Maiden era Blaze Bayley atau Paul Dianno.

Ternyata, ada cara lebih seru yang ditawarkan Spotify.

whatsapp-image-2017-01-06-at-7-04-21-pm
Playlist Discover Weekly, suka ada nomor-nomor keren.

Setiap minggu, Spotify menawarkan playlist Discover Weekly. Playlist ini disusun berdasarkan musik yang biasa kita dengar. Mirip zaman dulu, waktu masih eranya musik pakai pita kaset, banyak yang suka bikin kaset kompilasi. Nah, kira-kira ini yang bikin kompilasi adalah teman yang mengerti selera musik kita. Seperti minggu ini, saya ditawarkan untuk mendengarkan “Deathhammer”, sebuah nomor dari album bertajuk sama, besutan band Asphyx. Ini ternyata salah satu band death metal Belanda yang dibentuk oleh eks pemain Pestilence. Nomor yang cukup gahar dan bersemangat. Mungkin karena playlist saya selama ini sering berisi nomor-nomor death metal kali ya.

Ada juga lagu unik bertajuk “Cry of the Banshee” dari album Defender of the Crown milik band bernama Brocas Helm. Band yang berdiri awal dekade 80-an ini ternyata berasal dari Bay Area, kawah candradimuka tempat para dedengkot thrashmetal seperti Metallica dan Exodus muncul. Tapi, Brocas Helm justru memunculkan elemen-elemen power metal, bahkan chant-chant gregorian. Sementara, permainan basnya mengingatkan pada Steve Harris Iron Maiden. Hehehe, benar-benar unik. Jadi pengen denger lagu-lagu mereka yang lain.

Menurut Spotify, lebih dari 1 triliun lagu telah diputar melalui Discover Weekly dan lebih dari 70 persen pendengar menyimpan setidaknya satu track dari playlist itu ke playlist mereka. Jadi, kalau pengen mendengarkan lagu atau musik yang lain, Discover Weekly bolehlah dijajal.

Berbagi lebih seru

share
Share ke Facebook dengan embed code.

Sekarang zamannya sharing. Entah karena pengen dianggap keren atau memang yang dibagikan itu mungkin diminati orang lain, dengan gampang kita meng-klik tombol “share”. Tidak terkecuali untuk musik. Biar terlihat cadas, boleh dong sekali-sekali membagikan nomor ajaib dari Metallica, padahal mungkin sendirinya keberisikan, hehehe… (kalo tersinggung salah sendiri ya, siapa suruh baca)

Nah, dengan menu “share” di ponsel, Spotify memberikan pilihan untuk “post to…” untuk membagikan ke aplikasi media sosial populer seperti Facebook atau Twitter. Pilihan lain adalah “send to…” untuk membagikan ke email atau aplikasi pesan instan seperti SMS atau Whatsapp.

Selain itu, pada versi desktop, Anda juga dapat copy link, URL, atau embed code. Yang terakhir ini, kalo di-paste di Facebook, akan memunculkan kotak player kecil berikut cover album, sehingga tampak lebih keren.

Intip dan sembunyi

privat
Private session dulu kalau mau bergalau-galau.

Mendengarkan musik itu lebih seru kalau ada teman. Kita saling merekomendasikan lagu yang kita anggap keren dan orang lain mesti dengar. Dengan Spotify, kita tidak harus bertemu secara langsung untuk dapat saling merekomendasikan lagu. Bahkan, kita tak perlu repot berkoar-koar membagikan lagu melalui media sosial.

Di Spotify, kita dapat berteman dengan pengguna lain. Antarpengguna dapat saling melihat aktivitas di Spotify, ini orang sedang mendengarkan lagu apa. Ini cara yang elegan untuk pamer selera musik ketimbang share ke mana-mana. Biarin orang lain yang kepo melihat sendiri apa yang sedang kita dengar. Tapi, ada kalanya, Anda mungkin sedang pengen larut dalam lagu-lagu galau tapi tidak pengen ketahuan. Jangan khawatir, tersedia menu “Private Session”.

Unduh untuk hemat data

offline
Pindahkan ke Offline mode untuk hemat data.

Pada dasarnya Spotify merupakan layanan streaming musik. Artinya, untuk mendengarkan musik, Anda harus punya koneksi internet. Namun, kalau Anda sedang tidak punya koneksi internet misalnya bertualang ke alam bebas, jangan khawatir karena Anda masih tetap dapat menggunakan Spotify.

Ini hanya berlaku bagi pengguna premium. Anda dapat mendownload album atau lagu pilihan, lalu mengaktifkan tombol “Available Offline”. Lagu-lagu yang dapat didengarkan secara offline akan ditandai oleh ikon berwarna hijau. Spotify membatasi maksimum lagu yang dapat didengarkan secara offline pada sebuah device adalah sebanyak 3.333 lagu. Opsi offline ini berlaku hingga maksimal 30 hari sebelum pengguna diminta untuk online lagi.

Demikian beberapa fitur menarik yang membuat pengalaman menggunakan Spotify jadi lebih menyenangkan. Anda punya tips/trik menarik lain menggunakan Spotify? Bolehlah dibagikan di kolom komentar. Tabik!

Advertisements

2 thoughts on “Lebih Seru dan Menyenangkan Menggunakan Spotify

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s