Pahlawan Super Ala Negara Komunis

01
Guardians. (foto-foto Dok IMDB)

Entah karena lebih makmur dan nyaman, para pahlawan super umumnya tinggal di negara kapitalis AS. Bukan cuma Kapten Amerika atau Hulk yang memang cikal-bakalnya dari proyek militer AS. Alien seperti Superman, bahkan dewa seperti Thor sekalipun ternyata nyasar-nyasarnya ke Amerika juga. Mbok ya sekali-sekali nyasarnya ke Indonesia… hahaha.

Bagaimana dengan negara-negara komunis? Eh, ternyata mereka juga punya pahlawan super lho. Itulah yang mau diangkat oleh film Guardians. Ingat ya, bukan Guardians of Galaxy lho. Kalo yang terakhir adalah pahlawan super dari luar angkasa yang entah kenapa bisa berbahasa Inggris.

Sengaja tidak googling dulu biar penasaran, aku sama sekali tidak punya bayangan tentang apa yang akan ditonton saat menerima undangan skrining Guardians kemarin, Kamis (23/2).

Melalui kredit di awal film, aku baru tahu bahwa ini film buatan Russia. Guardians, atau judul aslinya Zaschitniki (Защитники) berkisah tentang pahlawan super dari proyek rahasia Patriot yang diciptakan saat perang dingin. Mereka dipilih dari bangsa-bangsa yang berbeda di bawah Uni Soviet. Ada Ler dari Armenia, yang punya kekuatan untuk mengontrol batu dan tanah. Berikutnya, Ursus, yang dapat berubah wujud menjadi beruang. Berikutnya lagi, Khan, yang dapat bergerak begitu cepat sehingga tak kasatmata. Terakhir, satu-satunya pahlawan perempuan adalah Xenia. Selain jago bela diri, ia juga dapat bergerak di dalam dan di atas air layaknya di atas tanah serta berubah menjadi tak terlihat alias transparan.

Mengingatkan pada pahlawan-pahlawan super yang sudah ada? Mungkin. Tapi, yang jelas, tercium aroma propaganda secara simbolis yang cukup kuat pada kelompok ini. Berasal dari bangsa-bangsa yang berbeda barangkali ingin menyiratkan semangat nasionalisme Russia. Contoh lain, sosok beruang alih-alih serigala (werewolf) seperti pada kebanyakan film Barat tampaknya mengacu pada julukan Russia, yaitu beruang merah. Tengok juga senjata yang digunakan Khan, berupa dua bilah pedang. Bentuknya mengingatkan pada arit lambang komunis. Bayangkan, kalau dia berantem dengan Thor, pasti langsung diprotes FPI. Abis palu ketemu arit…

Siapa musuh Guardians? Ternyata bukan AS. Barangkali takut dihajar The Avengers atau Justice League, bisa keok mereka… hehehe. Tokoh antagonisnya adalah August Kuratov, sosok yang tadinya otak di balik program Patriot. Namun, ia berbalik menjadi jahat. Berbekal mesin Modul 1 yang membuatnya memiliki kekuatan super, Kuratov membangun pasukan untuk menaklukkan Moskow. Ia juga menciptakan Modul 2 yang memungkinkan dia mengendalikan satelit penghancur sehingga berbahaya bagi seluruh dunia.

Menghadapi Kuratov, pemerintah Russia tak punya pilihan lain kecuali memanggil para pahlawan super yang pasca-perang-dingin telah terpencar dan hidup dalam persembunyian. Di bawah perintah Jenderal Nikolai Dolgov, Mayor Elena Larina harus mengumpulkan para pahlawan super Patriot dan membujuknya bekerja sama mengalahkan Kuratov.

Dubbing

Setelah intro berkepanjangan yang menggambarkan terjadinya program Patriot, adegan kemudian beralih pada uji coba senjata robot. Aku langsung menangkap sesuatu yang aneh. Dialog yang terdengar tidak sama dengan gerak bibir pemeran. Oalah, ternyata film ini didubbing. Pasti aslinya bahasa Russia, didubbing jadi bahasa Inggris.

Sebenarnya, karena sudah ada subtitle dalam bahasa Indonesia, dubbing ini tidak perlu. Biarkan saja tetap dalam bahasa aslinya. Sejago-jagonya dubber mengikuti gestur dan ekspresi tokoh, tetap saja muncul kesan tidak natural. Ini jadi mengganjal kenikmatan menonton.

Aku tidak tahu apakah di Russia sana para pemain film ini tergolong aktor dan aktris bermutu, tapi jelas banget kemampuan acting dan ekspresinya payah. Stereotip orang-orang di negara komunis memang kaku. Namun, mestinya tidak sekaku pemain drama di atas panggung. Kesan dibuat-buatnya terlalu kentara.

Hal lain, penataan musiknya kacau. Ada adegan-adegan yang ilustrasi musiknya terus diulang, padahal suasana dalam adegan sudah berubah. Walah…

Begitu ancurnya film ini sampai setengah jalan ada penonton yang keluar. Sementara itu, di kiri-kanan mulai ketawa-ketawa nggak jelas melihat adegan atau akting yang lebay, norak, dan cheesy. Sepitless dah.

Tulisan ini bukan propaganda antikomunis, tapi berusaha cerita apa adanya. Kalau dibilang jelek semua, ya nggak juga. Setidaknya untuk adegan aksi dan efek-efek khususnya lumayanlah (trailer bisa disimak di sini). Ya jangan bandingkan dengan The Avengers yang budgetnya di kisaran 200 juta-300 juta dollar, film ini “hanya” menghabiskan 330 juta rubel alias 5 juta dollar saja. Sudah hebat itu.

Akhir kata, kalau tidak acara di akhir pekan dan tidak tahu mau ngapain, sila menonton film ini. Ngeliat gimana aksi pahlawan super ala negara komunis. Yang jelas, katanya sudah ada rencana membuat sekuel film ini. Turbo Films, perusahaan Tiongkok yang menjadi distributor film ini akan terlibat dalam produksi. Syuting sebagian juga dilakukan di Tiongkok, termasuk tambahan karakter lokal. Wah wah, negara-negara kapitalis harus waspada atas kebangkitan pahlawan-pahlawan super negara-negara komunis ini.

Sutradara: Sarik Andreasyan

Produser: Sarik Andreasyan, Gevond Andreasyan, Vladimir Polyakov, Max Oleinikov, Nikita Argunov

Skenario: Andrei Gavrilov

Pemeran: Sebastien Sisak, Sanzhar Madiyev, Anton Pampushnyy, Alina Lanina

Valeria Shkirando, Stanislav Shirin, Vyacheslav Razbegaev

Produksi: Enjoy Movies, Argunov Studio, Renovatio

Distribusi: Turbo Films

Rilis: 23 Februari 2017

 

Advertisements

One thought on “Pahlawan Super Ala Negara Komunis

  1. Saya kok baru kepikiran ya kenapa superhero turunnya di Amrik semua haha. Mungkin karena yang bikin mereka ya Mas jadi pilih zona berantem sesuai negara pembuat. Saya baru tahu kalau Rusia bikin film begini juga. Yang pakai penutup muka itu diaspora Cina ya Mas?
    Agak pening ya kalau penataan musiknya kacau. Padahal musik bisa membantu membangun mood cerita. Apalagi aktingnya terkesan dibuat-buat, aduh. Untuk dubbing, saya heran Mas, Crouching Tiger Hidden Dragon jilid 2 itu kok bisa mirip banget ya gerakan bibir aktor dan dubber? Tapi jadi aneh karena aksennya sempurna gitu dengan wajah Asia. Bagusan yang jilid 1. Terima kasih tambahan info soal Russian Superheroes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s